Penerbitan obligasi global ini adalah salah satu cara Pertamina untuk mencari sumber-sumber pendanaan lainnya dalam membiayai sejumlah proyek strategis. Saat ini, Pertamina masih melakukan persiapan menjelang penerbitan obligasi global ini. Begini Dampaknya ke PertaminaKabar soal penerbitan obligasi global Pertamina ini sudah tersiar sejak awal Oktober 2018. Penerbitan obligasi global ini sebenarnya bukan hal baru bagi Pertamina untuk menambah pundi-pundi pembiayaan. Di era Dirut Pertamina Karen Agustiawan, Pertamina juga menerbitkan obligasi global senilai US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 22,5 triliun.
Source: Koran Tempo October 17, 2018 07:52 UTC