JawaPos.com – PT Pertamina (Persero) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi tumpahan minyak (oil spill) dari sumur Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di wilayah Karawang, Jawa Barat, yang terjadi sejak Jumat (12/7) lalu. Berdasarkan data Pertamina, kebocoran volume tumpahan minyak pada proyek PHE ONWJ pertama kali pecah berkisar 3.000 barel per hari (bph). Sedangkan di pesisir pantai, Pertamina bekerja sama dengan sekitar 800 orang terdiri dari gabungan TNI/Polri dan relawan untuk membersihkan tumpahan minyak yang sampai ke darat. Pertamina juga telah melepas sebanyak 2.450 meter static oil boom untuk menghadang oil spill dari sumber utama. Selain itu, mereka menggunakan 2 x 200 meter movable oil boom untuk menghadang oil spill yang lepas dari sumber utama.
Source: Jawa Pos August 01, 2019 13:07 UTC