Pada pekan pertama Juli 2020, pentas daring Keroncong Indonesiaku sudah memasuki episode yang ke lima. Bagi para penggemar keroncong, pertunjukan daring ini bukan hanya ampuh menghapus dahaga melainkan juga dapat menjadi arena berdonasi untuk para musisi keroncong terdampak pandemi Korona. ’’Pentas daring Keroncong Indonesiaku kami selenggarakan secara swadaya,’’ kata Dony Koeswinarno, penggagas pentas daring sekaligus motor penggerak Keroncong Indonesiaku. Pada episode ke limanya, Keroncong Indonesiaku menampilkan dua biduan yang secara bergantian menyanyikan lagu-lagu dalam irama keroncong asli dan langgam. Rencananya, konser daring Keroncong Indonesiaku tidak akan berhenti setelah musim Korona lewat.
Source: Jawa Pos July 03, 2020 13:26 UTC