JawaPos.com – Mestinya para guru dan kepala taman kanak-kanak (TK) se-Kecamatan Tulungagung itu menjalani studi banding ke Pasuruan kemarin (7/12). Akibatnya, empat penumpang bus tewas. ”Kami berterima kasih kepada RSUD Ngudi Waluyo yang telah memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat kami,” katanya. Direktur RSUD Ngudi Waluyo Endah Woro Utami tidak berkeberatan dengan skema pindah perawatan Pemkab Tulungagung. Mayoritas korban di RSUD Ngudi Waluyo mengalami cedera pada anggota gerak.
Source: Jawa Pos December 08, 2019 03:22 UTC