REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Asosiasi Petani Kopi Indonesia (Apeki) Kabupaten Garut menilai perkembangan industri kopi di Kabupaten Garut melesat sejak dua tahun terkahir. Sofyan mengatakan, baru sekitar 20 persen dari 146 kelompok petani kopi di Garut yang dapat mengolah kopi hingga menjadi green bean. Sofyan mengakui, selama ini kopi dari Kabupaten Garut memang selalu kalah bersaing dengan kopi dari daerah lain, seperti kopi gayo. Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, penyelenggaraan Festival Kopi Garut merupakan upaya Pemkab Garut untuk mengenalkan kopi ke masyarakat. Dalam festival itu setidaknya terdapat 22 stan kopi yang mewakili masing-masing kecamatan yang memiliki lahan kopi di Kabupaten Garut.
Source: Republika December 08, 2019 01:41 UTC