REPUBLIKA.CO.ID, Kota Dharawan, sekitar 2 farsakh (3.600 meter, red) dari Shan'a, ibu kota Yaman, diberkati Allah SWT dengan kebun-kebun kurma yang berjajar rapih dengan buahnya yang ranum. Jangan biarkan satu pun dari mereka (fakir miskin) menyelinap di tengah-tengah kalian, apalagi ikut memetik pohon kurman kalian. Kini, yang tersisa hanyalah debu hitam yang beterbangan menari-nari kesana kemari menerpa muka mereka yang masam. Seperti itulah QS Al-Qalam mengabadikan kisah penyesalan pemilik-pemilik kebun di Kota Dharawan yang kufur nikmat dengan bahasa yang santun tetapi menggigit. Al-Qalam (68): 29-32)Kisah Petani-Petani Pelit di Kota Dharawan ini dapat dibaca pada buku karya Muhammad Widus Sempo 'Andai Aku Hidup Sekali Lagi' yang diterbikan Mizania.
Source: Republika October 11, 2016 18:00 UTC