Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno melambaikan tangan disela serah terima jabatan di Balai Kota DKI Jakarta, 16 Oktober 2017. Dalam pidato selama 21 menit itu, Anies menyinggung perjuangan kaum pribumi melawan kolonialisme, bahwa kaum pribumi dahulu ditindas dan dikalahkan. BACA: Pidato Gubernur DKI Jakarta Anies Tekankan Nasib PribumiAgnes mengingatkan masa menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta lalu yang sarat dengan konflik berbau SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan). Menurut Agnes, semestinya sebagai pemimpin, Anies harus bisa merangkul semua perbedaan dalam masyarakat. Bahwa telah ada Instruksi Presiden Nomer 26 Tahun 1998 tentang Menghentikan Penggunaan Istilah Pribumi dan Non Pribumi.
Source: Koran Tempo October 17, 2017 08:37 UTC