JawaPos.com – Ada dua masalah dalam persoalan Pilkada serentak yang akan digelar tahun 2020. “Pilkada langsung mempunyai nilai plus dan minus namun dirasa Pilkada langsung lebih cocok digunakan karena sesuai amanat reformasi,” ujarnya. Terkait persyaratan untuk mengikuti Pilkada secara teknis menurut Achmad perlu diperketat sehingga kandidat yang ada benar-benar memiliki kompetensi dan kualitas. Sementara itu, Anggota MPR dari Kelompok DPD, Teras Narang, dalam diskusi dengan tema Menuju Pilkada Serentak Tahun 2020 itu mengatakan, pilkada selalu menarik sebab selalu ada hal yang baru. Sementara itu, Anggota MPR dari Fraksi PAN Asman Abrur dalam kesempatan tersebut menceritakan pengalamannya saat mengikuti Pilkada lewat DPRD pada tahun 2001.
Source: Jawa Pos December 04, 2019 17:37 UTC