Pilkada Tak Langsung Dinilai Melahirkan Oligarki Parpol yang Tinggi - News Summed Up

Pilkada Tak Langsung Dinilai Melahirkan Oligarki Parpol yang Tinggi


Mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay menilai tidak tepat jika pemilihan kepala daerah (Pilkada) kembali dipilih oleh DPRD. Menurutnya, perdebatan Pilkada langsung atau pun tidak langsung sudah diakhiri sejak 2004 lalu. Bahkan bisa saja kepala daerah yang dipilih DPRD tidak dikehendaki rakyat. “Di DPRD itu bukan tidak ada persoalan politiknya, misalnya yang dipilih DPRD tidak dikehendaki oleh masyarakat, protes kekecewaan dan demo,” terang Hadar. Selain itu Humprey menyebut jika proses Pilkada dilakukan secara tidak langsung, maka oligarki partai akan sangat tinggi.


Source: Jawa Pos November 24, 2019 09:45 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */