Penyebabnya adalah bocornya pipa gas yang ada di wilayah tersebut. Bocornya pipa gas itu berawal saat ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya yang sedang melakukan pengerukan untuk normalisasi kali di kawasan itu. Nah, saat dioperasikan, alat pengeruknya menyentuh pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) dan membuatnya rusak. ’’Waktu ngeruk tidak tahu kalau ada pipa di situ. Isinya, di saluran itu membujur pipa gas.
Source: Jawa Pos May 25, 2017 17:15 UTC