Kepala Bagian Penerangan Umum Markas Besar Kepolisian RI Komisaris Besar Martinus Sitompul membeberkan beberapa fakta keterlibatan Jumiatun dalam kelompok teroris pimpinan Santoso. Selama bergabung dengan kelompok Santoso, Jumiatun terlibat dalam kontak senjata dengan aparat di Camp Tasrib pada 17 Agustus 2015. “Yang bersangkutan bergabung dengan kelompok Santoso sejak Januari 2015,” kata Martinus dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 Agustus 2016. Martinus menuturkan Jumiatun juga aktif selama bergabung dengan kelompok Santoso. Kepada petugas, ia mengatakan senjata tersebut ia tinggalkan di dalam hutan karena berat.
Source: Koran Tempo August 05, 2016 18:00 UTC