REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Polisi Israel pada Selasa (13/2) menyarankan tuntutan suap, penipuan dan pelanggaran kepercayaan diajukan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam dua kasus korupsi terpisah. Setelah penyelidikan selama satu bulan, polisi menyerahkan rekomendasi mereka kepada Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit --yang akan memutuskan apakah akan mengajukan dakwaan terhadap perdana menteri Israel tersebut. Di dalam satu pernyataan resmi, yang dilihat oleh wartawan Xinhua, polisi mengatakan mereka telah menyimpulkan ada cukup bukti yang memberatkan Netanyahu dalam kasus itu. Polisi mengatakan antara 2007 dan 2016, Netanyahu dan keluarganya menerima cerutu mahal, sampanye dan perhiasan dengan nilai satu juta shekel (282.800 dolar AS). Saran ini tak memiliki tempat di negara demokratis," kata Netanyahu di dalam sambutan dari halaman kediaman resmi Perdana Menteri di Yerusalem.
Source: Republika February 14, 2018 14:03 UTC