Menurut Sugeng, Dharmawijaya atau Gung Omleth telah terbukti menurunkan bendera Merah Putih di Gedung DPRD Bali dalam aksi unjuk rasa oleh ForBALI pada 25 Agustus 2016. Selain itu, dalam aksi ForBALI juga terjadi pembakaran di 12 titik. Pertama pembakaran dan di 12 titik, kedua penurunan bendera Merah Putih," kata Sugeng, Kamis (8/9). Kapolda Bali sebelumnya menduga adanya kerterkaitan antara pernyataan akun twitter @banaspati2001 dan @bali_merdeka dengan aksi penurunan Bendera Merah Putih oleh ForBali yang diteruskan dengan aksi pembakaran ban di 12 titik wisata dan keramaian. Sentimen senada disuarakan aktivis Forbali lainnya seperti, Hadi Joban yang pada 12 Juli menulis status Facebook "Merdeka dari NKRI harga mati!
Source: Republika September 12, 2016 13:30 UTC