REPUBLIKA.CO.ID,PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan akan mempertahankan keberadaan pasukan militernya di Irak dan Suriah pada 2019. Macron mengungkapkan, kehadiran militer Prancis di Irak dan Suriah masih dibutuhkan. Macron tak menjelaskan secara detail operasi apa saja yang akan dilakukan militer Prancis di Suriah. Macron adalah salah satu pemimpin dari negara sekutu AS di Suriah yang menyayangkan keputusan Presiden Donald Trump menarik seluruh pasukannya dari Suriah. Trump memutuskan menarik seluruh pasukan AS dari Suriah.
Source: Republika January 18, 2019 06:00 UTC