REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta seluruh angkatan bersenjata dan badan intelijen nasional negara itu berada di bawah kendali dirinya. Upaya kudeta gagal di Turki pada 15 dan 16 Juli lalu disebut oleh Erdogan didalangi oleh Fethullah Gulen. Erdogan mengeluarkan permintaan itu setelah melakukan pertemuan selama lima jam dengan Dewan Agung Militer Turki. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perbaikan sistem negara setelah terjadinya kudeta milter yang gagal. Baca juga, Kudeta Militer Turki Terkoordinasi Baik dan Hampir Berhasil.
Source: Republika July 29, 2016 06:35 UTC