REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Presiden Korea Selatan (Korsel) yang telah dimakzulkan, Park Geun-hye menuai banyak kritik dari oposisi di negara itu atas sikapnya, Senin (13/3). Dalam penyelidikan yang dilakukan jaksa khusus, Choi Soon-sil diduga kuat menggunakan koneksinya dengan presiden untuk menekan sejumlah perusahaan. Partai oposisi utama Korsel, Partai Demokrat meminta agar jaksa melakukan penyelidikan segera terhadap Park Geun-hye. Park Geun-hye juga harus meninggalkan kantor serta kediaman resminya sebagai presiden. Ia dilaporkan telah meninggalkan Istana Kepresidenan Korsel yang dikenal dengan nama Blue House pada Ahad (12/3) kemarin malam.
Source: Republika March 13, 2017 06:56 UTC