TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria berbaju zirah menyerang tujuh warga Quebec, Kanada, pada Sabtu kemarin waktu setempat. Sejauh ini, Kepolisian Quebec baru menyatakan bahwa serangan tersebut didasari oleh motif personal, bukan dipicu kelompok teroris. Lebih lanjut, pembunuh berbaju zirah itu diketahui bernama Carl Girouard dan ia berusia 24 tahun. Kepolisian Quebec menjeratnya dengan pasal berlapis, dua pembunuhan tingkat pertama serta lima percobaan pembunuhan. "Karena kota dalam kondisi lockdown terbatas, tidak banyak orang di jalan dan itu meminimalisir dampak dari serangannya," ujar Pigeon soal aksi pembunuh berbaju zirah itu.
Source: Koran Tempo November 02, 2020 02:30 UTC