TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Israel menembak mati seorang pria Palestina difabel mental pada Sabtu kemarin di Yerusalem. Polisi mengaku menembak pria Yerusalem Timur bernama Iyad Halak, 32 tahun, karena diduga memiliki senjata api. Halak, seorang pria berkebutuhan khusus yang tidak mengerti perintah polisi untuk berhenti, ternyata tidak bersenjata sama sekali. "Dia difabel, difabel," katanya berulang kali berteriak dalam bahasa Ibrani kepada petugas. tetapi temannya, yang mengira dia melihat Halak mengambil sesuatu dari celananya, melepaskan dua tembakan lagi, membunuh pria Halak seketika, kata Channel 12.
Source: Koran Tempo June 01, 2020 03:56 UTC