Selain email spam, penerima juga diundang untuk mendapatkan vaksin, berpartisipasi dalam mengikuti survei, atau mendiagnosis Covid-19. Alih-alih segera mendapatkan vaksin Covid-19, mereka yang menyerahkan data pribadi dan finansial mereka kepada para penipu online justru bersiap mendapatkan kerugian besar. Cara lain untuk mendapatkan akses ke data pribadi pengguna adalah melalui survei vaksinasi palsu. Para penipu online mengirim email atas nama perusahaan farmasi besar yang memproduksi vaksin Covid-19 mengundang penerima untuk mengikuti survei singkat. Terakhir, para ahli Kaspersky menemukan email spam yang menawarkan layanan atas nama pabrikan Tiongkok.
Source: Jawa Pos May 10, 2021 14:17 UTC