Belum tuntas polemik gagal bayar pemegang polis perusahaan milik BUMN PT Asuransi Jiwasraya (Persero), kini muncul persoalan perusahaan asuransi tentara PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri (Persero). Persamaan kasus perusahaan Jiwasraya dan Asabri adalah keduanya menempatkan pengelolaan dana nasabah di pasar saham. Selain Jiwasraya dan Asabri, terdapat juga perusahaan asuransi lainnya yang bermasalah seperti, Asuransi Jiwa Bumiputera, Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, hingga Bakrie Life. Pengamat Asuransi Azuarini Diah Parwati memandang, perusahaan asuransi Indonesia kedepannya harus belajar dari pengalaman Jiwasraya dan Asabri. Menurutnya, prospek industri asuransi Indonesia bergantung kepada agen asuransi dalam meyakinkan para nasabahnya terkait manfaat yang akan diterima oleh pemegang polis.
Source: Jawa Pos January 11, 2020 15:45 UTC