Psikolog: Kasus Siswa Bunuh Diri di NTT Puncak Kekecewaan dan Hilangnya Harapan - News Summed Up

Psikolog: Kasus Siswa Bunuh Diri di NTT Puncak Kekecewaan dan Hilangnya Harapan


Hidupnya selama ini mungkin juga sudah susah, keluarga miskin kan korban ini, dia tinggal pula dengan neneknya. Dia enggak minta banyak, hanya buku dan alat tulis,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (4/2). Baca juga : Kapolda NTT Turun Tangan Tangani Kasus Siswa Gantung DiriLebih lanjut, menurutnya meskipun korban siswa bunuh diri di NTT itu masih menginjak usia 10 tahun dan duduk di kelas 5 SD, kehidupan yang dia alami kemungkinan besar sudah sangat berat sehingga berada dalam tahap learned helplessness. Jadi kalau ditanyakan kasus NTT ini dia harus menelan kekecewaan demi kekecewaan. Baca juga : KPAI: Indonesia Darurat Bunuh Diri Anak“Upaya memakmurkan masyarakat ini bagaimana, lapangan kerja mana, anak dikasih makan bergizi konon, tapi yang dapat enak enggak semua wilayah.


Source: Media Indonesia February 04, 2026 11:54 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */