Itu menyusul keputusan pemerintah memperpanjang pemberian insentif pajak berupa pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) yang berlaku hingga Desember 2021. “REI menargetkan pertumbuhan penjualan properti hingga akhir 2021 sebesar 20 persen,” ujar Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida Senin (9/8). Menurut dia, pulihnya sektor properti akan berdampak pada 174 industri dan 350 UKM (usaha kecil menengah) terkait. Totok berharap, dengan kondisi saat ini, perbankan dapat memberikan keringanan kepada pengembang ataupun juga kepada debitur yang sudah akad kredit. Padahal, pemerintah mendorong sektor properti, terutama perumahan ini, bisa kembali pulih,” urainya.
Source: Jawa Pos August 10, 2021 05:59 UTC