"Ini adalah aksi reaksi, aksinya adalah liberalisme dan reaksinya ada kelompok radikalisme yang tidak senang dengan hal tersebut," kata dia. Dia mengatakan masa ini, musuh Indonesia tidak hanya radikalisme dan juga terorisme tetapi juga neoliberalisme. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI Achmad Basarah mengatakan, radikalisme dan terorisme muncul karena adanya ketidakadilan dari sistem liberalisme. Indonesia sesungguhnya telah mempunyai antitesa dari liberalisme dan radikalisme yaitu Pancasila. Akibat kapitalisme yang menguasai dunia adalah adanya gerakan fundamental, salah satunya adalah radikalisme.
Source: Republika June 09, 2016 16:52 UTC