Selasa, 27 September 2016 | 07:16 WIBRuang rapat paripurna di gedung DPRD Gowa yang dibakar demosntran di Kabupaten Gowa, Sulsel, 26 September 2016. Kantor DPRD Kaupaten Gowa dibakar oleh sekelompok massa yang menolak peraturan Daerah Lembaga Adat Daerah (LAD) yang disahkan pihak DPRD Gowa. Fahmi AliTEMPO.CO, Makassar - Raja Gowa, Andi Maddusila Andi Idjo, menyatakan tidak mengetahui kelompok massa yang melakukan pembakaran di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gowa. Massa menyerang kantor DPRD Gowa dan melakukan pembakaran kantor berlantai dua itu. Menurut dia, massa yang datang ke DPRD Gowa tidak memiliki pemberitahuan akan melalukan aksi.
Source: Koran Tempo September 27, 2016 00:11 UTC