Hari Minggu lalu, ransomware penyandera data tersebut ditemukan di pabrik otomotif milik Honda di Sayama, Jepang. Pada Selasa pekan ini, pabrik Honda di Sayama sudah kembali beroperasi, menurut keterangan seorang juru bicara. Pabrik Honda yang menghentikan produksi gara-gara WannaCry hanya yang berlokasi di Sayama. Selain Honda, pabrikan otomotif lain, yakni Renault SA dan Nissan Motor Co bulan lalu turut menjadi korban WannaCry dan terpaksa menghentikan kegiatan produksi di pabrik-pabriknya di sejumlah negara. Baca: Kiat Menangkal Serangan Virus Ransomware seperti WannaCryDi puncak serangannya, ransomware WannaCry menyebar ke 150 negara dan memakan korban sebanyak 200.000, termasuk di Indonesia.
Source: Kompas June 22, 2017 06:56 UTC