BARCELONA, KOMPAS.com - Polisi anti huru hara Spanyol mulai menembakkan peluru karet dan memaksa masuk ke tempat pemungutan suara untuk referendum Catalonia, Minggu (1/10/2017). Aksi pasukan polisi itu terjadi di tengah kepadatan ribuan orang yang mulai membanjiri jalan-jalan untuk memberikan suara dalam referendum yang dilarang Pemerintah Spanyol. Ketegangan mulai terjadi saat pasukan polisi menutup akses masuk ke tempat pemungutan suara dan merampas kotak-kotak suara. Di pusat Kota Barcelona, polisi anti huru hara memaksa mereka masuk ke sebuah gedung sekolah untuk mengambil kotak suara. Namun warga Catalonia seperti tak mengindahkan kedatangan polisi tersebut, mereka terus bersuara, "votarem, votarem!"
Source: Kompas October 01, 2017 10:30 UTC