Pencalonannya sepertinya akan mulus karena Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tidak melihat ketidakwajaran dan rekening Tito dan keluarganya. "Tapi dia royal (dermawan) terhadap orang di sekitarnya dan loyal pada institusinya," kata Achmad, Rabu, 22 Juni 2016. Ayah Tito, Achmad Saleh, mengatakan hal itu suatu yang wajar karena anak keduanya bukan merupakan pribadi yang berduit, tapi memiliki rasa peduli yang tinggi. Dalam satu kesempatan Tito pulang ke rumahnya di Jalan Pangeran Sidoing Kenayan, Tangga Buntung, Palembang. Mendengar teguran itu, Tito hanya tersenyum dan melanjutkan niat baiknya itu.
Source: Koran Tempo June 22, 2016 04:23 UTC