TEMPO.CO, Jakarta - Relawan Lapor Covid-19, Tri Maharani, menyatakan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Depok menghubunginya untuk mengonfirmasi soal pasien positif corona yang meninggal di taksi daring. Tri keberatan dengan pertanyaan Satgas yang menggali identitas pasien Covid-19. Sebelumnya, Lapor Covid-19 menerima laporan warga bahwa seorang pasien Covid-19 meninggal di taksi daring setelah ditolak 10 rumah sakit. Satgas Penanganan Covid-19 Depok lantas menanyakan identitas pasien kepada Tri hari ini. Lebih dari itu, dia memaparkan, Satgas seyogiyanya berkoordinasi dengan seluruh puskesmas di Depok untuk mendata identitas pasien Covid-19 yang baru saja meninggal di taksi daring.
Source: Koran Tempo January 16, 2021 16:18 UTC