ANTARA FOTO/Bisnis Indonesia/Nurul HidayatTEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Geologi, Rudy Suhendar, mengatakan retakan di Gunung Anak Krakatau tidak akan membuat longsoran hebat. Menurut Rudy, retakan lazim terjadi setelah terjadi letusan. Bagian badan gunung yang diduga akan longsor karena retakan ini bervolume 67 juta kubik dengan panjang sekitar 1 kilometer, retakan ini lebih kecil dibanding longsoran yang mengakibatkan tsunami pada 22 Desember 2018, yakni 90 juta kubik. Retakan itu menyebabkan longsor atau tidak, tsunami lagi atau tidak. Baca juga: Letusan Gunung Anak Krakatau Bercampur Air, Menuju Segala ArahSimak kabar terbaru seputar Gunung Anak Krakatau hanya di kanal Tekno Tempo.co.
Source: Koran Tempo January 03, 2019 11:03 UTC