"Yang akan menopang pertumbuhan ekonomi kita tahun ini adalah rezim suku bunga rendah (di global). Mantan anggota DPR itu mengatakan pada 2020, beberapa bank sentral juga memproyeksikan untuk menurunkan suku bunga acuannya guna menstimulus pertumbuhan ekonomi yang tertekan selama 2019. "Ke depan, aspek makroprudensial dan juga respons suku bunga rendah di Asia Timur seperti Bank Sentral China yang juga menurunkan suku bunga. Dia membandingkan dengan Cina misalnya, yang diprediksi pada awal 2019 akan tumbuh 6,9 persen, nyatanya hanya mampu tumbuh 6,1 persen. Secara keseluruhan perekonomian 5,02 relatif baik," kata Arief.
Source: Koran Tempo February 10, 2020 14:03 UTC