Minoritas Muslim Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh, namun penjaga perbatasan Bangladesh memaksa mereka kembali ke Myanmar. Puluhan ribu orang Rohingya melarikan diri ke Bangladesh, menuduh pemerintah Myanmar melakukan penganiayaan etnis. Polisi Bangladesh mengatakan, mereka memaksa 70 orang Rohingya kembali ke Myanmar pada hari Sabtu setelah melihat mereka mencoba masuk ke sebuah kamp pengungsi, setelah memasuki Bangladesh di daerah perbatasan Ghumdhum. Namun sekitar 3.000 orang Rohingya telah berhasil memasuki negara tersebut dan mencari perlindungan di kamp-kamp dan desa sejak Jumat. "Mereka datang dengan tongkat untuk mendorong kami ke ke perbatasan," ujar Amir Hossain, (61 tahun).
Source: Republika August 28, 2017 12:56 UTC