REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggagas saksi yang akan dihadirkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari masing-masing kandidat harus dibiayai oleh negara. "Mimpi saya itu, harusnya saksi itu dibayar oleh negara. "Contohnya begini, saksi saja minimal dua orang, dikali kegiatan mereka Rp 100 ribu, dikali dua sudah Rp 200 ribu. Lalu dikali dua orang sudah Rp 400 ribu, dan dikali Rp 75 ribu saja sudah Rp 30 miliar hanya untuk saksi," terangnya. Emil mengatakan, dengan adanya saksi yang dibiayai oleh negara, hal itu memudahkan para pasangan calon.
Source: Republika February 24, 2018 23:15 UTC