Risma bercerita, Surabaya tak lagi sekadar magnet bagi pencari kerja, namun sasaran baru bagi masyarakat yang tak bertanggung jawab untuk membuang anggota keluarganya. ANTARA/M Risyal HidayatTEMPO.CO, Surabaya - Belum usai kegembiraan menyambut Hari Raya Idul Fitri, tapi tugas sebagai pemimpin sudah menanti Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Kamis, 07 Juli 2016 | 20:13 WIBCalon Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menyampaikan sambutan disela-sela peresmian posko pemenangan Risma-Wisnu di Surabaya, Jawa Timur, 2 November 2015. Sebab, pemerintah kota Surabaya memiliki komitmen merawat warga yang psikotik, gelandangan, dan anak jalanan. Modusnya, keluarga sengaja meninggalkan kerabat mereka yang menderita gangguan jiwa di pinggir jalan, depan puskesmas, depan masjid, bahkan di depan restoran cepat saji.
Source: Koran Tempo July 07, 2016 13:07 UTC