ANTARA FOTOTEMPO.CO, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab mengatakan, Aksi Bela Islam I, II dan III kerap dianggap sebagai gerakan yang membahayakan kesatuan Indonesia dan Pancasila oleh para pengambil kebijakan di Indonesia. Padahal, kata dia, GNPF-MUI menyatakan masalah NKRI, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sudah final dan tidak perlu diperdebatkan. Padahal pancasila dan agama Islam tidak perlu ada yang diperdebatkan dan diperselishkan," ujarnya. Mega berujar kaum dengan ideologi tertutup ini anti kebhinekaaan. Selain itu, Mega menganggap para pemimpin ideologi tertutup ini memosisikan dirinya sebagai para peramal masa depan.
Source: Koran Tempo January 11, 2017 14:51 UTC