JawaPos.com – Kenaikan cukai rokok di Indonesia, semestinya juga dikenakan pada produk rokok elektrik alias vape. Menurut PMK itu, tarif cukai hasil tembakau ditetapkan dengan menggunakan jumlah dalam rupiah untuk setiap satuan batang atau gram hasil tembakau. Khusus untuk jenis Hasil Pengolahan Tembakau Jenis Lainnya (HPTL), tarif cukai hasil tembakau ditetapkan sebesar 57 persen. Ketua Umum Komisi Nasional Pengendalian Tembakau Hasbullah Thabrany menyebutkan peraturan yang berkaitan dengan tembakau, tidak hanya rokok, berlaku juga untuk rokok elektrik. Sebab, penerimaan cukai rokok sama saja dengan denda yang didapat dari masyarakat yang tidak disiplin dalam menjaga kesehatannya dengan rokok.
Source: Jawa Pos August 22, 2020 16:26 UTC