JawaPos.com – Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih dibayangi kekhawatiran pasar terhadap wacana perubahan kebijakan moneter Bank Sentral AS dan kasus Covid-19. “Potensi pelemahan rupiah ke kisaran 14.230 dengan potensi penguatan ke area 14.180. Ariston menjelaskan, saat ini mata uang rupiah mungkin masih dibayangi kekhawatiran pasar terhadap wacana perubahan kebijakan moneter Bank Sentral AS. Namun, di sisi lain, membaiknya minat pasar terhadap risiko dengan positifnya indeks saham AS semalam dan indeks saham Asia pagi ini, bisa menahan pelemahan rupiah. Ini bisa menahan pelemahan rupiah dan rupiah mungkin bisa menguat,” pungkasnya.
Source: Jawa Pos June 15, 2021 08:48 UTC