REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (28/5) pagi bergerak melemah sebesar 24 poin menjadi Rp 14.070 dibanding posisi sebelumnya Rp 14.046 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan, kabar mengenai akan dinaikkannya produksi minyak oleh Rusia dan Arab Saudi mendorong dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang dunia. Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah dapat kembali bergerak menguat terhadap dolar AS seiring melemahnya yield obligasi AS itu. IHSG MenguatIndeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, dibuka menguat sebesar 6,73 poin seiring optimisme pasar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Bursa regional, di antaranya, indeks Nikkei turun 23,98 poin (0,11 persen) ke 22.426,80, indeks Hang Seng naik 24,50 poin (0,08 persen) ke 30.612,53, dan Straits Times menguat 5,13 poin (0,15 persen) ke posisi 3.518,36.
Source: Republika May 28, 2018 03:33 UTC