Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengatakan rupiah berpotensi menguat seiring isu intervensi pemerintah AS terhadap independensi Federal Reserve (The Fed). Independensi The Fed masih terus membayangi dan menimbulkan ketidakpastian,” katanya di Jakarta, Kamis. Mengutip Anadolu, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah pada kisaran 3,5–3,75 persen. Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan bank sentral akan mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga setelah harga-harga mengalami penurunan. Powell menyampaikan bahwa independensi bank sentral merupakan hal penting bagi demokrasi modern dan berfungsi sebagai penghalang terhadap politisasi kebijakan moneter.
Source: Republika January 29, 2026 14:23 UTC