Benar saja, saat memasuki ronde ketiga dari 10 ronde yang direncanakan, petinju asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu sukses memukul KO Chang-lee. Tidak banyak petinju Indonesia yang mampu meraih kemenangan KO (knockout) di luar negeri, khususnya ’’kandang macan’’, Korea Selatan. NURIS ANDI PRASTIYO, JakartaTERIAKAN bernada bully dan intimidasi terdengar jelas di telinga Maxi Nahak dari mayoritas penonton di grand ballroom Millennium Seoul Hilton, Seoul, Minggu (17/7). Maxi yang datang hanya berdua bersama promotornya, Aryo Sulkhan, sama sekali tidak ciut nyali. Meski dengan persiapan minim, Maxi Nahak membuktikan bahwa dia mampu melakukannya.
Source: Jawa Pos July 22, 2016 12:22 UTC