Menurut Kiai Said, umat Islam di Nusantara memiliki semangat mencintai Tanah Air yang merupakan bagian dari keimanan. Dia memaparkan, perbedaan tersebut tampak pada pandangan Sayyid Qutb yang menggantikan pemimpin Ikhwanul Muslimin Hasan al-Banna. Kiai Said menjelaskan, setelah Sayyid Qutb dijatuhi hukuman gantung karena terlibat dalam rencana pembunuhan perdana menteri Gamal Abdul Nasir, Ikhwanul Muslimin pun terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok ini kerap menggelar diskusi terutama tentang buku karya Sayyid Qutb di sejumlah universitas dan perguruan tinggi Indonesia. Menurut Kiai Said, kelompok ini masuk ke Indonesia dengan nama Ansorul Daulah.
Source: Republika August 28, 2020 01:30 UTC