REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT— Seorang sumber petinggi Partai Hizbullah Lebanon mengatakan kepada Aljazeera pada Sabtu (15/3/2026) ini bahwa partai tersebut siap menghadapi pertempuran Karbala. Dia mengancam Israel akan membayar harga yang sangat mahal jika negara itu menyerang Lebanon melalui darat. "Kami menyadari bahwa musuh telah memutuskan untuk berperang melawan kami dan menunggu waktu yang tepat untuk melakukannya," kata dia. Negosiasi langsungSebelumnya hari ini, sumber resmi Lebanon kepada Aljazeera melaporkan bahwa Lebanon terus mempersiapkan pembentukan delegasi negosiasi dengan Israel, sebagai langkah untuk membahas cara-cara menghentikan eskalasi di perbatasan selatan. Sumber yang sama mengatakan bahwa Ketua Parlemen Lebanon tidak menyetujui keikutsertaan perwakilan dari duo Syiah dalam delegasi tersebut.
Source: Republika March 15, 2026 02:54 UTC