Djoko, kata Sandiaga, mengemukakan keprihatinannya atas tingginya resistensi pada kontestasi Pilkada DKI Jakarta 2017. Sandiaga mengatakan, seharusnya Pilkada DKI Jakarta mengedepankan program antar pasangan calon gubernur-wakil gubernur, bukan mengangkat isu primordialisme. "Yang harus kami hadirkan, Jakarta yang stabil. Jakarta yang tidak terpecah belah, apalagi Jakarta yang terkotak-kotak," ujar Sandiaga. Enggak punya jabatan, hanya memberikan simpati," kata Sandiaga.
Source: Kompas March 03, 2017 14:28 UTC