Selain membuat gatal dan alergi, jumlah ulat bulu sangat banyak sehingga membuat banyak warga jijik dan geli saat melihatnya. Sebab ulat bulu yang jumlahnya mencapai ribuan ini, tidak hanya menyerang tanaman. Malah ribuan ulat bulu tersebut beralih mencari tempat perlindungan dengan masuk-masuk ke rumah warga. “Jadi kalau bulu si ulat bulu terkena kulit membuat orang terkena gatal-gatal. Karena ulat bulu ini berasal ulat yang sudah berubah menjadi kupu-kupu, kemudian bertelur.
Source: Jawa Pos February 01, 2017 09:40 UTC