Hal ini untuk menurunkan harga beras yang saat ini di pasaran mencapai Rp 11.500 per kilogram (kg). Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan operasi pasar ini disebarkan ke 1.800 titik pasar tradisional. Dia yakin operasi pasar ini membuat harga beras kembali stabil di Rp 9.450 per liter. Diketahui, operasi pasar yang dilakukan ini untuk stabilisasi harga dan ketersedaan pasokan beras medium dengan menggunakan Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Hal ini juga dimaksudkan untuk meredam kenaikan harga dan mencegah terjadinya kenaikan harga, serta meningkatkan pasokan beras medium guna menjaga ketersediaan beras medium di masyarakat.
Source: Jawa Pos January 09, 2018 06:33 UTC