BANJUL, KOMPAS.com - Mantan presiden Gambia Yahya Jammeh diduga mencuri uang negara sebesar jutaan dolar AS di pekan-pekan terakhirnya memimpin negeri itu. Kondisi ini baru diketahui pemerintahan baru sejak Jammeh dan keluarganya memutuskan untuk mengasingkan diri ke Guinea Ekuatorial pada Sabtu lalu. Jammeh kini berada di Guinea Ekuatorial, negeri yang diperintah Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasongo yang sudah berkuasa sejak 1979. Deklarasi itu juga menyebut bahwa pengasingan itu bersifat sementara dan Jammeh boleh kembali ke Gambia dalam waktu yang ditentukannya sendiri. "Pasukan (koalisi) tetap berada di negeri ini hingga situasi keamanan secara umum telah membaik," ujar Presiden Barrow dalam pernyataan resminya.
Source: Kompas January 23, 2017 04:41 UTC