Para narasumber dalam diskusi publik Tempo bertajuk Membedah Pemikiran HOS Tjokroaminoto: Islam, Politik dan Negara di kampus Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, Sabtu, 26 Oktober 2019. Tempo/ Pribadi WicaksinoTEMPO.CO, Yogyakarta - Sejarawan Bonnie Triyana mengungkapkan bagaimana perkembangan gerakan Islam dan radikalisme sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini. Pemikiran HOS Tjokroaminoto bisa dipraktikkan untuk membendung radikaisme berbasis agama. Menurut Bonnie, Tjokroaminoto yang dijulukinya sang ‘Indonesia’ karena menjadi guru para founding father bangsa dan menyatukan berbagai perbedaan lewat Sarekat Islam, bisa menjadi rujukan penanganan radikalisme saat ini. “Tjokroaminoto saat itu mengelola perbedaan bisa dicontoh, terutama ketika ada yang mencoba bermain politik identitas mendapat hukuman yang tegas,” ujarnya di sela diskusi public 'Membedah Pemikiran HOS Tjokroaminoto : Islam, Politik, dan Negara' di kampus Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, hari ini, Sabtu, 26 Oktober 2019.
Source: Koran Tempo October 26, 2019 11:15 UTC