Presiden ke-11 Turki Abdullah Gül meresmikan sekolah itu di Turki dengan menandatangani plakat yang dibawa oleh perwakilan sekolah ke negara tersebut. BANTUL,KOMPAS.com - Kepala Sekolah Kesatuan Bangsa Yogyakarta Ahmad Nurani menegaskan bahwa sekolah yang dipimpinya milik orang Indonesia dan di bawah Yayasan Kesatuan Bangsa Mandiri. Akan tetapi, sejak 3 Juni 2015, Sekolah Kesatuan Bangsa School Yogyakarta sudah tidak lagi menjalin kerja sama dengan Pasiad Turki. "Tidak ada hubungannya sama sekali dengan negara Turki atau lembaga Turki. Hal itu ia sampaikan terkait pernyataan pers Kedutaan Besar Turki di Indonesia tentang sembilan sekolah di Nusantara yang terkait dengan FETO.
Source: Kompas July 29, 2016 07:14 UTC