Nantinya, selain dari Cina, ia mengatakan vaksin juga berpeluang didatangkan dari Inggris. Wiku mengatakan pemerintah menargetkan produksi massal vaksin Corona bisa dilakukan pada awal 2021. Ia mengatakan pengembangan vaksin Covid-19 saat ini masih dilakukan dengan bekerja sama dengan beberapa lembaga. Saat ini, tutur dia, sampel vaksin dari perusahaan farmasi asal Cina, Sinovac, sudah tiba di Tanah Air dan mulai diuji klinis. Sebelumnya, Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan perusahaannya siap memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 40 juta di awal produksinya nanti.
Source: Koran Tempo July 21, 2020 10:30 UTC