JawaPos.com - Pemprov Riau selama setahun menganggarkan pengadaan pengharum ruangan di dalam APBD mencapai Rp 2,2 miliar. Dia menyebut jika anggaran tersebut dilihat secara gelondongan memang terlihat besar, namun jika dilihat per item maka akan realistis. "Kalau pengharum itu jika dilihat banyaknya SKPD, keseluruhan gedung yang ada mulai dari gubernuran dan gedung lainnya. Lebih lanjut dikatakan Sekda, jika dilihat volume gedung Pemprov Riau atau gedung menara lancang kuning, maka akan sering melakukan pergantian pengharum ruangan. Seperti yang sudah dilakukan pada tahun 2016, contohnya saja di Biro Pembangunan yang berhasil melakukan efisiensi sampai Rp 300 miliar lebih.
Source: Jawa Pos January 21, 2017 00:00 UTC