Seperti hasil yang dirilis Poltracking Indonesia PPP memperoleh 4,48 persen dari suara masuk 99,30 persen; Charta Politika 4,82 persen dari suara masuk 98,6 persen; LSI Denny JA 4,34 persen dari suara masuk 99,7 persen. Menanggapi hal ini, Wasekjen PPP Achmad Baidowi mengatakan, dirinya sudah meyakini sejak awal jika prediksi partainya tidak akan lolos akan salah. Di mana dari hasil hitung resmi KPU kala itu PPP memperoleh 6,53 persen. Adi menilai, lembaga survei sebelum Pemilu seringkali gagal membaca kekuatan partai Islam seperti PPP yang hanya dilihat di permukaan. Dan hampir tiap pemilu lembaga survei selalu gagal memprediksi partai Islam macam PPP yg selalu diklaim tak lolos.
Source: Jawa Pos April 18, 2019 05:58 UTC